PENGERTIAN KOMUNIKASI
Carl I. Hovland
“Proses merubah perilaku orang lain” (dalam Effendy, 1997:10).
Harold Lasswell
“Who Says What In Which Channel To Whom With What Effect?” (dalam Effendy, 1997:10).
Onong Uchana Effendy
“Proses pernyataan antarmanusia. Yang dinyatakan itu adalah pikiran atau perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan bahasa sebagai alat penyalurnya” (2003:28).
Gerald A. Miller
“Komunikasi pada pokoknya mengandung situasi keperilakuan sebagai minat sentral, dimana seseorang sebagai sumber menyampaikan suatu pesan kepada seseorang atau sejumlah penerima yang secara sadar bertujuan mempengaruhi perilakunya” (dalam Effendy,1986:62)
Moore (1988)
“Communications (komunikasi) menunjukan suatu proses khas yang memungkinkan interaksi antar manusia dan menyebabkan individu-individu menjadi makhluk sosial. Dan yang kedua adalah communications (komunikasi bermedia) menunjukan cara teknis komunikasi secara tidak langsung atau berperantara, meliputi media-media mulai dari genderang seku primitif, isyarat dengan asap, dan batu-batu prasasti sampai telegrafi, cetakan, siaran, dan film”.
PENGERTIAN ORGANISASI
Edgar H. Schein
“Suatu organisasi adalah koordinasi sejumlah kegiatan manusia yang direncanakan untuk mencapai suatu maksud atau tujuan bersama melalui pembagian tugas dan fungsi serta melalui serangkaian wewenang dan tanggung jawab” (1991:17).
Sondang P. Siagian
“Organisasi adalah setiap bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerja sama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan, dalam ikatan mana terdapat seorang atau beberapa orang yang disebut atasan dan seorang atau sekelompok orang yang disebut dengan bawahan” (dalam Indrawijaya 1986:3)
Prajudi Atmosudirdjo
“Organisasi adalah struktur tata pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang-orang pemegang posisi yang bekerja sama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai suatu tujuan tertentu” (dalam Indrawijaya 1986:4).
Adam I. Indrawijaya
“Organisasi didefinisikan sebagai suatu himpunan interaksi manusia yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama yang terikat dalam suatu ketentuan yang telah disetujui bersama” (1986:4).
Stephen P. Robbins
“A consciously coordinated social entity, with a relatively identifiable boundary, that functions on a relatively continiuous basis to achieve a common goal or set of goals”(1990:4)
Talizidihu Ndraha
“Organisasi dapat juga diamati sebagai living organism seperti halnya manusia, dan sebagai produk procces organizing. Sebagai living organism, suatu organisasi merupakan output proses panjang masa lalu. Sedangkan sebagai produk procces organizing adalah alat atau input bagi usaha mencapai tujuan ke depan (2005:47).
DAFTAR PUSTAKA
Effedy, Onong U. “Ilmu, Teori & Filsafat Komunikasi”, Citra Aditya Bakti, Bandung, 2003.
………………… “Ilmu Komunikasi : Teori & Praktek”, Remaja Rosdakarya, Bandung, 1997.
Indrawijaya, Adam I., Drs “Perilaku Organisasi”, Sinar Baru, Bandung, 1986.
Ndraha, Taliziduhu.,Prof.Dr. “Teori Budaya Organisasi”, Rineka Cipta, Jakarta, 2005.
Robbins, Stephen P. “Organization Theory”, Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs, New York, 1990.
Schein, Edgar H. “Psikologi Organisasi”, Pustaka Binaman Pressindo, Jakarta, 1991)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar